Sunday, February 06, 2005

Keluarga saya baru pinah ke rumah baru saya di December 2003.Rumah saya dekat rumah lama saya. Teman teman saya berkata rumah saya rupanya dekat dengan rumah lama sampai keluarga saya seperti tidak ada pinah. Saya senang bisa tinggal di rumah baru tapi saya tidak senang pindah rumah karena kami punya banyak barang barang di rumah lama yang harus dibawa. Barang-barang yang banyak sangat sulit dipindahkan, perlu banyak waktu. Padahal saya tinggal di rumah baru sudah satu tahun lebih, rumah lama saya masih ada beberapa barang barang yang belum dibawa ke rumah baru . Waktu kami baru pindah, rumah baru berantakan sekali. Barang barang dituruh di mana saja, di lantai ada, di meja juga ada. Karena itu, saya tidak bisa mencari barang saya perlu, tapi tidak ada orang bisa membantu karena mereka juga tidak tahu di mana saya turuh barangku. Di rumah baru saya, saya bisa dekorate karmar sediri. Saya membeli beberapa barang barang untuk karma saya, seperti tempat tidur dan meja tulis. Ibu saya mengatakan tukang cat mengecat dingding karma saya biru karena dia tahu saya senang warnanya biru. Sebernanya, bukan warna biru yang saya mau dicat untuk dingding karma saya tapi saya mau mengecat hijau muda.Sesudah tukang cat mengecat, ibu saya menanyakan saya mau mengecat lagi, saya rasanya tidak usah karena warnarnya biru juga cantik. Dingding karma sedikit kosong, jadi saya membeli lukisan ditambah pada dingding. Sekarang karma saya cantik sekali. Saya lebih senang karma saya sekarang daripada karma lama saya.

Haha.. this is my first bahasa indo homewrk.. felt v happy after writing this cos after struggling with my limited vocab, managed to 'cook up' a story of 242 words..haha

No comments: